Hai girls, hijab adalah kewajiban bagi setiap perempuan muslim diseluruh dunia, sebagai penutup aurat wanita, namun dunia kini punya sisi lain tentang hijab, yaitu fashion. Yap, fashion hijab, walaupun berhijab tapi tetap stylish. Nah di Indonesia sendiri sudah banyak fashion hijab yang bisa dijadikan inspirasi untuk kegiatan sehari-hari. Fashion hijab dari para selibriti tanah air yang modis, namun tetap anggun sebagai muslimah, bisa jadi inspirasi untuk para hijabers.
Lanjutkan membaca “7 Selebriti Muslimah Indonesia Yang Fashionable”Pondok Pesantren Putri Tahfidzil Qur’an Lirboyo
Menjadi penghafal Al-Qur’an merupakan cita-cita banyak kaum muslim di seluruh dunia. Begitu banyak orang tua yang mengidamkan anaknya menjadi penghafal Al-Qur’an atau tahfidz. Untuk mencapai tujuan tersebut kini sudah bukan hal yang sukar, hanya tergantung tekat masing-masing calon penghafal, semakin kuat tekat dan niat InsyaAllah semakin dimudahkan. Sudah tersebar banyak sekali pondok tahfidzil qur’an ataupun rumah tahfidz di seluruh Indonesia. Salah satunya Pondok Pesantren Putri Tahfizhil Qur’an (P3TQ).
-
Profil Singkat Pondok Pesantren Putri Tahfizhil Qur’an (P3TQ)
Pondok Pesantren Putri Tahfizhil Qur’an (P3TQ) adalah pondok pesantren salafy putri yang merupakan salah satu unit dari Pondok Pesantren Lirboyo Kediri. Didirikan oleh beliau al-mukarrom K.H. Ahmad Idris Marzuqi pada tahun 1986 M dan Ibu Nyai Hj. Khodijah Idris sebagai pengasuh sekaligus pelindung pondok. Pondok Pesantren Putri Tahfizhil Qur’an (P3TQ) dibagi menjadi dua bagian, yaitu:
1. P3TQ Timur terletak di Jl. KH. Abdul Karim Desa Lirboyo Kec. Mojoroto Kota Kediri Po. Box. 162 Kode Pos 64101(0354)771856.
2. P3TQ Barat di Desa Campurejo Kec. Mojoroto Kota Kediri(0354)780805.
-
Sekilas Sejarah Berdirinya Pondok Pesantren Putri Tahfizhil Qur’an (P3TQ).
Pondok Pesantren Putri Tahfizhil Qur’an (P3TQ) mulanya terbentuk dari keinginan tamu K.H. Ahmad Idris Marzuqi dari Bojonegoro yang mengantarkan putrinya bernama Arifah untuk berkhidmah (menjadi khodam, yaitu membantu kesibukan keluarga K.H. Ahmad Idris Marzuqi), awalnya beliau menolak namun karena desakan tamu tersebut akhirnya K.H. Ahmad Idris Marzuqi menerima, selain menjadi khodam Arifah juga diberi amanah untuk menyimak lalaran hafalan Al-Qur’an Ibu Nyai Hj. Khodijah Idris. Dari sinilah mulai berdatangan santriwati berdatangan karena memiliki keinginan yang sama, yaitu menghafal Al-Qur’an. Mulai saat itu Pondok Pesantren Putri Tahfizhil Qur’an (P3TQ) berkembang hingga sekarang.
Berdiri tahun 1986 M jumlah santri 4 orang, karena sebelumnya tempat ini merupakan hunian khusus para abdi ndalem, maka seiring bertambahnya santri, berkembang pula pembangunan gedung pada tahun 1992 sekaligus peresmian dan diberi nama Tahfidzil Qur’an. Pada tahun 1999 dibangun pusat aula sebagai sarana segala aktivitas. MHMTQ (madrasah hidayatul mubtadiat fittahfiidzi wal qiro’at) berdiri pada tahun 1992, Madrasah Ibtidaiyyah pada tahun 1992, Tsanawiyyah pada tahun 1997, dan Aliyah pada tahun 2005.
Kemudian dibentuk juga organisasi siswi intra sekolah M3HMTQ, yaitu organisasi intra sekolah yang khusus menangani sorogan kitab kosongan, setoran nadzom, musyawarah, dan bahtsul masail. Pada 2 Januari 2017 dibangun gedung baru yang sekarang menjadi Pondok Pesantren Putri Tahfizhil Qur’an (P3TQ) Barat, didalamnya menampung santri-santri tingkat ibtidaiyyah dan tsanawiyyah.
-
Pendidikan Dan Ektrakurikuler Pondok Pesantren Putri Tahfizhil Qur’an (P3TQ)
Pondok Pesantren Putri Tahfizhil Qur’an (P3TQ) termasuk pondok pesantren tahfidz terbaik di jawa timur. Hingga saat ini masih menjadi pondok pesantren yang masyhur, dan masih memiliki banyak santri putri yang belajar dan menghafal Al-Qu’an, para santri akan tumbuh menjadi peribadi yang mencintai Al-Qur’an dan berpegang teguh akan ajaran didalam Al-Qur’an.
Unit pendidikan Pondok Pesantren Putri Tahfizhil Qur’an (P3TQ), yaitu:
Pendidikan al quran binnadzori dan bilghoibi
- Madrasah Hidayatul Mubtadiat Fittahfidzi Wal Qiraat (MHMTQ).
- Madrasah Diniyyah Al-Muktamar.
- TPQ Al-Muktamar
- Jamqur (jam’iyyah qurro) Al-Muktamar.
Di sini tidak hanya diajarkan untuk menghafal Al-Qur’an saja tetapi juga terdapat beberapa kegiatan ekstrakurikuler, untuk mengembangkan bakat dan minat para santri dan tentu saja masih berhubungan erat dengan kecintaan terhadap Al-Qur’an. Diantaranya kegiatan Seni Baca Al–Quran, Qiro-at (membaca Al-Qur’an dengan nada dan suara yang bagus dan bacaan yang benar), Jam’iyyah Sholawat, Diba’iyah (membaca biku Diba’), Barzanjiyah (membaca kitab Barzanji), Burdah, dan Manaqibiyah (membaca kitab manaqib), dll.
Selain itu juga ada ekstrakurikuler yang mengasah kemampuan berbahasa, diantaranya seperti kursus Bahasa Arab dan Inggris, untuk penunjang kebhasaan terdapat juga Lajnah Pengembangan Bahasa Arab (LPBA) sejak tahun 1998 dan Lajnah Pengembangan Bahasa Inggris (LPBI) sejak tahun 2006.
Untuk mengasah keterampilan para santri terdapat juga ektrakurikuler seperti Khithobiyah (pidato), jurnalistik, audio visual, Ketrampilan membuat parsel, Tata Busana, dll.
-
Lingkungan Pondok Pesantren Putri Tahfizhil Qur’an (P3TQ)
Menurut pengalaman penulis yang pernah nyantri di Pondok Pesantren Putri Tahfizhil Qur’an (P3TQ) sebagai santri pasan, yaitu nyantri hanya pada bulan ramadlan selama 27 hari. Suasana atau kondisi di Pondok Pesantren Putri Tahfizhil Qur’an (P3TQ) sangat nyaman untuk santri penghafal Al-Qur’an.
Suasana yang nyaman dan lingkungan yang bersih, karena memang setiap hari terdapat jadwal piket untuk membersihkan kamar-kamar, kamar mandi, jemuran dan juga aula, jadi kebersihan tetap terjaga. Terdapat banyak kamar mandi, jadi tidak perlu khawatir untuk antri panjang dalam hal mandi. Untuk kamar mandi tipe kamar mandi munfarid (sendiri-sendiri) bukan kamar mandi tajammu’ (mandi bersama), jadi sangat nyaman.
Tempat tertutup, tidak terganggu oleh kebisingan-kebisingan dari luar. Lokasi yang dekat dengan pasar, sehingga memudahkan santri bagian koperasi untuk membeli kebutuhan koperasi pondok. Koperasi sendiri merupakan toko serbaguna di dalam pondok yang menyediakan berbagai macam kebutuhan santri putri baik yang bersifat pribadi ataupun umum.
Dalam hal berbusanapun masih sangat tradisional, yaitu memakai sarung dan baju panjang.
Untuk lemari juga tidak terlalu besar jadi tidak perlu membawa baju terlalu banyak, karena memang di pondok pesantren salafy selalu diajarkan untuk sederhana dalam berbusana, tidak berlebihan tetapi tetap terlihat anggun.
Untuk makan juga dengan lauk pauk yang sederhana, namun kebersamaan yang menambah nikmat rasa makanan tersebut. Di sini santri makan dengan sistem tajammu’, yaitu makan bersama dalam satu wadah. Di Pondok Pesantren Putri Tahfizhil Qur’an (P3TQ) kebersamaan menjadi initi, maka dari itu selain sholat, berjamaah, mengaji berjamaah, juga belajar berjamaah, makanpun juga berjamaah.
Dengan niat dan tekat yang kuat maka akan terwujud apa yang dicita-citakan, termasuk menghafal Al-Qur’an. Pondok Pesantren Putri Tahfizhil Qur’an (P3TQ) Lirboyo Kediri sangat mampu membantu melahirkan santriwati hafidzah yang juga mumpuni dalam mengaji kitab kuning. Suasana salafy yang kondusif serta tenaga pengajar yang ahli dan mendidik sepenuh hati, serta biaya pendidikan yang terjangkau, tidak akan mengecewakan para orang tua yang menitipkan anak-anak mereka untuk dididik dengan baik.
Perbedaan Norma dan Nilai
NORMA DAN NILAI
Di Indonesia ini seringkali kita mendengar kata norma dan nilai, apalagi saat masih belajar PPKN, namun definisi dari keduanya sendiri bagaimana?. Nah, di sini penulis sedikit menjabarkan mengenai keduanya. Norma dan nilai merupakan dua hal yang berbeda dan tidak terpisahkan, dimana ada norma maka secara otomatis juga ada nilai. Norma dan nilai sangat diperlukan dalam kehidupan sosial terutama kehidupan bermasyarakat, karena dengan adanya nilai dan norma maka akan tercipta kearifan lokal pada lingkungan sosial tersebut. Apa itu norma dan nilai?
- Apa definisi norma dan nilai ?
- Bagaimana contoh norma dan nilai yang berlaku dimasyarakat pada umumnya dan masyarakat tertentu ?
- Definisi norma dan nilai.
- Norma
Norma adalah aturan-aturan atau pedoman sosial yang khusus mengenai tingkah laku, sikap, dan perbuatan yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan di lingkungan kehidupannya.
Norma bisa tertulis dan tidak, pada umumnya berlaku dalam suatu lingkungan. Oleh karena itu, sering kita temukan perbedaan antara norma di suatu masyarakat dengan masyarakat lainnya.
- Nilai
Nilai atau dalam bahasa Inggris disebut value berarti harga, penghargaan, atau tafsiran. Artinya, harga atau penghargaan yang melekat pada sebuah objek. Objek yang dimaksud adalah berbentuk benda, barang, keadaan, perbuatan, atau perilaku.
Nilai adalah sesuatu yang abstrak, bukan konkret. Nilai hanya bisa dipikirkan, dipahami, dan dihayati. Menilai berati menimbang, yaitu kegiatan manusia yang menghubungkan sesuatu dengan sesuatu yang lain untuk mengambil suatu keputusan.
- Contoh norma dan nilai yang berlaku dimasyarakat pada umumnya dan masyarakat tertentu.
Untuk memperjelas perbedaan norma dan nilai, maka penulis membuat contoh sebagai berikut, contoh norma dan nilai dimasyarakat pada umumnya dan masyarakat tertentu.
- Contoh dimasyarakat pada umumnya :
- Norma : tidak boleh membunuh tanpa suatu alasan yang benar
- Nilai : jika dilakukan maka pelaku nilainya buruk dimasyarakat, jika tidak dilakukan maka tidak dinilai buruk.
- Contoh dimasyarakat tertentu ( Ds. Kranding, kec. Mojo, Kab. Kediri) :
- Norma : orang yang mengeluarkan bunyi dari mulut (sendawa) sebagai pertanda rasa kepuasan setelah makan. Dalam suatu masyarakat, cara makan seperti itu dianggap tidak sopan.
- Nilai : Jika cara itu dilakukan, orang lain akan merasa tersinggung dan mencela cara makan seperti itu.
Jadi, nilai merupakan timbal balik adanya norma, di Indonesia norma dan nilai sangat penting untuk keberlangsungan kehidupan sosial baik yang besar seperti masyarakat maupun kehidupan sosial terkecil, yaitu keluarga, pasti dibutuhkan norma dan nilai untuk menjadikan lingkungan yang tertata, beradab dan tertib.

